Inget cerita gembala kambing jahil yang sering mengerjai penduduk desa dengan berpura-pura teriak panik karena ada serigala? Keseringan jahil akhirnya anak itu tidak dianggap lagi ketika dia berteriak panik karena ada serigala. Termasuk ketika serigala betulan datang, dia sudah tidak dianggap lagi. Korban deh anyak berjatuhan. Korban kambing pastinya ya..?
Kemarin ini saya jadi seperti penduduk kampung itu. Rugi sih tidak, tapi malu!
Sore-sore HP saya berdering dengan ringtone Lake-Celebrate agak dilambat-lambat mengangkatnya soalnya lagunya enak. Favorit sejak ABG. Sambil diperhatikan nomer peneleponnhttp://www.youtube.com/watch?v=CtojBK9dHNQya. Asing. Tidak ada di fonbuk…. Angkat? Jangan? Angkat? Jangan?
Akhirnya….. “Halo..?”
“Assalamualaikum Teteh? Hilap ka abdi? (Lupa sama saya?)
“Saha?” (Siapa)
“Ini saya Asep. Masa lupa?”
“Asep mana?” Kami tinggal di Jawa Barat pasti banyak punya teman bernama Asep. Asep SMP, Asep PGSD, Asep STKIP, Asep Guru SD tetangga juga ada beberapa. Di sekolah tempatku mengajar juga ada yang namanya Asep. Belum yang bukan bernama asli Asep tapi dipanggil Asep sejak bayi karena katanya cakep ^_^. Asep memang artinya cakep, tampan, good looking.
“Aseeeeeeeeeeeeeep” Dia keukeuh. Maksa.
“Asep mana?”
“Asep, teteh! Masak gak kenal suara ku?”
Karena dia belibet begitu kesimpulanku satu: Ini modus baru penipuan, di samping mamah minta pulsa itu.
Keesokannya di sekolah ada guru senior juga kena begitu. Asep juga, dia juga tidak punya teman bernama Asep yang suaranya seperti itu.
Berhari-hari berikutnya telepon iseng ada lagi. Kali ini dia bercakap dalam Bahasa Indonesia, dia menyuruhku menebak siapa penelepon. Aaah… kurang kerjaan… klek… Tutup!
Nah, yang kemarin ini…
Aku sedang di dalam bis pariwisata pulang dari Cirebon. Batre HP tinggal satu strip. Sudah merah. Tinggal untuk keperluan emergensi, seperti telepon atau SMS minta jemput orang rumah. Iya si Pacar teaa…
HP berbunyi. Nomor asing. Angkat? Jangan? Si Lake tidak lama kubiarkan memainkan intro lagu Celebrate. Angkat. Kan lobet.
“Halow?”
“Hai, sudah di mana?”
“Siapa ini?”
“Lah ini gue.. masa ngga kenal..?”
Duh… nomor asing, batre lobet, kandidat penelepon iseng lagi… gerutuku dalam hati.
Dan aku menjawab “Ga ada… Gak ada… Batre gw lobet!” Klek..
Teman di samping menanyakan siapa peneleon itu. Kujawab “Entahlah, aku tak mengetahuinya.” Dijawabnya, “Meni geuleuh!” Sebal dia dengan jawabanku yang formal itu. Padahal biasa aja ya…
HP berbunyi lagi. Ada SMS masuk nih. Wah dikontrol euy sama orang rumah, batinku geer. Eh bukan.
Hah? Nomer yang tadi? penelepon iseng biasanya ngga ngejar pakai SMS ah.
Firasat buruk! SMS dibaca…. Oh No!! This is very NO!!
“Bulia punten dengan saya Pak Rudi. Sudah sampai di mana? Tidak ada masalah kan di perjalanan? HP istri saya susah dihubungi mungkin lobet”
…..
….
…
..
.
Pak Rudi itu… suaminya temanku, yang ikut dalam perjalanan itu. Sekaligus, dia sudah jadi pejabat di tingkat kota, yang lumayan lah kedudukannya dan wewenangnya…
.
..
…
malu banget lah….
“Gak ada.. gak ada… HP gue lobet!!”
oh No…
.
..
…
….
Ah tapi dia atasan yang baik kok. Membumi dan ramah. Setel dengan isterinya yang murah hati juga.
Tapi tetap saja malu
Mengingat dia selama ini baik, tidak jaim, dan ramah.
Buru-buru dibalas SMSnya itu…. Penuh harap…
“Hapunten Paa.. Manawi teh penelepon iseng…”
Berhubung dia baik… SMS itu berlanjut dengan gurauan… cair… Terimakasih ya Pa….
Tampilkan postingan dengan label Komunikatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunikatif. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 16 Maret 2013
Kamis, 14 Juni 2012
Ghost Episode 3
Kim Woo Hyun asli tewas karena luka bakar dalam ledakan di pabrik tua itu. Park Gi Young menggantikan posisinya sebagai Kim Woo Hyun setelah dioperasi permak wajah. (Korea ahli lah dalam melakukannya. yang nggak perlu koreksi saja mereka perbaiki apalagi korban luka bakar :))
Kang Mi menjelaskan Shin Kyung Soo adalah Direktur Departemen Investigasi Kriminal. Dia memperlakukan Woo Hyun seperti anaknya sendiri.
Woo Hyun, seperti anaknya? Masukkan dia ke dalam blacklistku
Apa?
Dia pasti tahu kebiasaan dan kesukaan Woo Hyun. Kemeja putih, dasi. Tidak ada yang lain? Aku bisa mati melihat semua ini. Aku tidak bisa berfikir bebas. Berikutnya
Jeon Jae Hyuk direktur elit paling muda, dia sering berbenturan dengan Woo Hyun. Karena ada permainan kekuatan diantara departemennya dengan Woo Hyun. Masalahnya adalah Jeon Jae Hyuk akan menjadi direktur Departemen Keamanan Cyber, jadi dia bos kita. Siap-siap saja kamu diprovokasi sama dia.
Kang Mi bilang lagi kalau Woo Hyun tidak minum alkohol.
Oya? Berikut.
Ini adalah orang-orang yang akan menjadi teman kerjamu di tim cyber.
Han Hyung Suk agak gaptek, tapi feelingnya bagus tentang TKP kejahatan.
Lee Tae Gyun jenius pembuat game, tapi direkrut untuk masuk ke dept ini
Dr. Kang Eun Jin ahli dalam menyelamatkan bukti digital yang rusak
Lee Hae Rin ahli dalam video
Kalau ada yang menyapamu jangan senyum, sapa saja sekedarnya.
Iya itu aku sudah tahu (itu kan aslinya So Ji Sub hehehe)Kecerobohanku akan brakhir.
Pembunuh Shin Hyo Jung dan orang yang menimpakannya kepadaku, aku akan bertemu dengannya dan akan kulihat seberapa hebat dia.
Kenapa dia membunuh Woo Hyun, dan membuatku seperti ini.
Gi Young/ Woo Hyun masuk ke ruang pertemuan. Di dalam sudah ada atasannya, dan yang lain-lainnya menyambut kedatangannya.
Selamat datang kembali
Terima kasih
Kau sudah pulih?
Berkat anda saya sekarang lebih baik
Tidak ada orang yang lebih tepat untuk menjadi ketua tim kejahatan cyber (belumnemu bahasa Indonesianya.. CYBER), jadi aku agak kuatir. Namun sekarang kita sudah punya ketua Tim Kejahatan Cyber: Kwon Hyuk Joo.
Gi Young/ Woo Hyun terkejut. Dia ingat orang itu yang mengejarnya di markas kepolisian, yang mengancamnya di RS, yang tersenyum penuh kemenangan menyangka masalah sudah selesai.

Det Kwon menghampiri Gi Young/ Woo Hyun yang masih terkejut, dan bilang hati-hatilah denganku. Dan dijawabnya, perlakukan aku dengan hati-hati.
Di lift Dir Shin bilang, aku sudah berusaha sekuatku. Tapi kesalahanmu bertindak sendiri itu terlalu besar. Aku tidak bisa mnghndarkanmu dari penurunan pangkat. Seorang letnan tidak bisa jadi pimpinan. Karena itu Kwon bisa naik jadi atasanmu.
Kang Mi SMS memperingatkan Gi Young/ Woo Hyun untuk berhati-hati.
Dir. Shin mengantar Gi Young/ Woo Hyun menuju kantor barunya sambil menjelaskan, sekarang atasanmu adalah Kwon Hyuk Joo dan Jeon Jae Hyuk. Tidak akan mudah bekerja di bawah mereka.
Gi Young/ Woo Hyun mengatakan tidak apa-apa.
Dr. Shin merasakan keanehan sikap Gi Young/ Woo Hyun, dan tanya, kau tidak apa-apa?
Sampai ruangan keduanya disambut oleh Det. Han Hyung Suk.
Dia memasang borgol di tangan Gi Young/ Woo Hyun.

Dia kaget sesaat, tapi kemudian menyadari kalau itu adalah sambutan selamat datang buatnya.

Di tempat lain, Det Kwon dengan Dir. Jeon.

Kau tahu kan kenapa aku memilihmu?
Iya pasti karena kasus kematian Shin Hyo Jung yang belum tuntas itu. Juga kenapa Kim Woo Hyun menemui Park Gi Young sendirian, itu juga aku akan cari tahu.
Apapun alasannya, cari ada apa dengan sikap Woo Hyun, dan laporkan padaku.
Setelah Det. Kwon berlalu Dir. Jeon menelepon seseorang. Aku sudah katakan yang ingin kau katakan kepadanya, dan semua kecurigaan kita terhadap Kim Woo Hyun. Aku akan laporkan semuanya
Gi Young/ Woo Hyun masuk ke ruangannya dan melihat-lihat. Kang Mi masuk, dan melihat Gi Young/ Woo Hyun melonggarkan dasinya. "Rapikan dasimu," katanya.
Jangan senyum, jangan bertanya, jangan melonggarkan dasi, lain hari suruh saja aku jangan bernafas, jawab Gi Young/ Woo Hyun. Kang Mi merapikan dasi, "Kim Woo Hyun orang yang sangat rapi. Kalau ketahuan kau bukan Woo Hyun, habislah kau."
(ahem.. :D)
Kang Mi memimpin rapat kasus baru.
Keluarga Shin Hyo Jung melaporkan banyaknya netizen yang menggunakan video Shin Hyo Jung sewaktu bunuh diri.
Namanya Shin Hyo Jung video game. Wajahnya diganti-ganti dengan wajah artis atau politisi. Atau ada yang mengganti fotonya dengan tokoh pahlawan kesukaan mereka. Parahnya ada yang menggantinya dengan wajah kucing atau anjing pada wajah Shin Hyo Kyung. Sudah ada 500 video diunggah ke website.
Kita harus mencari siapa pelakunya dan menghukumnya.


Di tempat lain, seorang gadis pulang ke rumahnya. Di belakang sesosok berpakaian hitam-hitam menguntitnya. Dia berhenti, si hitam berhenti. Dia lari, si hitam juga lari. Dia lari sampai depan rumahnya. Sosok hitam itu mendekat, dia ketakutan. Tapi setelah itu si hitam-hitam malah pergi begitu saja. Si gadis masuk rumah dengan lega.
Masuk rumah gadis itu menyalakan lampu dan komputernya. Di luar si hitam-hitam tadi masih mengawasi rumah gadis itu. Gadis itu ke kamar mandi. Begitu masuk tiba-tiba ada seseorang yang menyalakan player lagu dari laptop gadis itu. Dia kaget karena musiknya begitu keras (Phantom of The Opera my fave^_^)
Dia keluar kamar mandi dan mendapati laptopnya mengetik sendiri. Si gadis ketakutan membaca ketikan di layar.
Di kantor polisi, Kang Mi kehilangan Woo Hyun dan mencarinya. Bertemu di depan lift dia bertanya, Kau mau ke mana? Go Young-Woo Hyun tanya, apa Woo Hyun tidak pernah makan? Aku kelaparan (hahahaha mau jajan rupanya, huh masak dia melucu dengan wajah sedingin itu)
Kang Mi ikut masuk lift, dan ternyata Woo Hyun mau makan ramen. (Perhatikan sajian ramennya: pakai panci kecil! Seperti di rumah, ya..) Kau selalu makan ramen? tanya KangMi. Ramen itu bagus untuk stimulasi otak, kau belum pernah baca? kata Gi Young-Woo Hyun. (aku juga baru tau deh) Apa ada penelitian seperti itu? kang Mi heran. Tentu saja tidak ada (heu kirain beneran)
Kang Mi membaca file daftar orang yang mengupload video yang memakai video Shin Hyo Jung yang dibawanya tadi, tiba tiba terbaca olehnya: PHANTOM?
Shin Hyo Jung menggunakan id itu ketika menulis email ke Woo Hyun, sebelum kematiannya. Mereka melacaknya di komputer, setelah IP addressnya diketahui mereka berangkat mendatanginya.
Gi Young-Woo Hyun masuk lewat jendela dan Kang Mi menyusulnya. Di dalam mereka menemukan seorang perempuan tewas. Dinding kamarnya penuh dengan tulisan-tulisan bernada ancaman. Gi Young-Woo Hyun melihat ada tanda cekikan dan menyimpulkan kalau itu pembunuhan. Tiba-tiba terdengar jendela terbuka. Seseorang masuk, mereka berdua menyergapnya.
Ternyata reporter koran online Choi Seong Yun. Dia bilang, dulu rumah ini tempat tinggal Baek Yeong Soo. Beberapa hari sebelumnya dia melaporkan kalau dia merasa dikuntit seseorang. Tapi kemudian dia tidak menjawab teleponku, jadi aku kuatir.
Reporter itu kaget melihat si korban.
Di luar rumah Reporter Choi bercerita kalau komputer Baek Yeong Soo menyala sendiri dan musik main sendiri tanpa ada yang menyetel.
Gi Young-Woo Hyun tanya apa dia menyelidiki dan menguntit?
Choi cerita kalau dia ingin pendapatnya mengenai kematian Shin Hyo Jung.
Tulisan di dinding tadi bukannya tulisan orang yang membencinya?
Det. Kwon dilapori oleh Kang Mi sambil meneliti TKP. Dia meragukan omongan Kang Mi sambil menyuruhnya membawa semua barang bukti ke kantor. Dia juga menyuruh Sang Woo untuk menanyai lingkungan sekitar, apa ada rekaman atau CCTV.
Gi Young-Woo Hyun hanya menghela nafasnya.
Hasil otopsi BAek Yeong Soo keluar, ada bekas cekikan di lehernya, tewas dua har yang lalu. Berarti tanggal 30 Mei (pas ep 1 keluar tuh kejadiannya hehe)Tanggal yang sama dengan waktu upload file video SHJ.
Det. Kwon menebak teori Kang Mi sambil meremehkannya. Tapi pendapat itu dibenarkan oleh Gi Young-Woo Hyun dengan memberikan foto2 tulisan yang ada di dinding.
Berita menyebar kalau hantu Shin Hyu Jung membunuh nona Baek atas komentar negatifnya. (Keterlaluan banget ya, sampai segitunya)
Bersambung
Kang Mi menjelaskan Shin Kyung Soo adalah Direktur Departemen Investigasi Kriminal. Dia memperlakukan Woo Hyun seperti anaknya sendiri.
Woo Hyun, seperti anaknya? Masukkan dia ke dalam blacklistku
Apa?
Dia pasti tahu kebiasaan dan kesukaan Woo Hyun. Kemeja putih, dasi. Tidak ada yang lain? Aku bisa mati melihat semua ini. Aku tidak bisa berfikir bebas. Berikutnya
Jeon Jae Hyuk direktur elit paling muda, dia sering berbenturan dengan Woo Hyun. Karena ada permainan kekuatan diantara departemennya dengan Woo Hyun. Masalahnya adalah Jeon Jae Hyuk akan menjadi direktur Departemen Keamanan Cyber, jadi dia bos kita. Siap-siap saja kamu diprovokasi sama dia.
Kang Mi bilang lagi kalau Woo Hyun tidak minum alkohol.
Oya? Berikut.
Ini adalah orang-orang yang akan menjadi teman kerjamu di tim cyber.
Han Hyung Suk agak gaptek, tapi feelingnya bagus tentang TKP kejahatan.
Lee Tae Gyun jenius pembuat game, tapi direkrut untuk masuk ke dept ini
Dr. Kang Eun Jin ahli dalam menyelamatkan bukti digital yang rusak
Lee Hae Rin ahli dalam video
Kalau ada yang menyapamu jangan senyum, sapa saja sekedarnya.
Iya itu aku sudah tahu (itu kan aslinya So Ji Sub hehehe)Kecerobohanku akan brakhir.
Pembunuh Shin Hyo Jung dan orang yang menimpakannya kepadaku, aku akan bertemu dengannya dan akan kulihat seberapa hebat dia.
Kenapa dia membunuh Woo Hyun, dan membuatku seperti ini.
Gi Young/ Woo Hyun masuk ke ruang pertemuan. Di dalam sudah ada atasannya, dan yang lain-lainnya menyambut kedatangannya.
Selamat datang kembali
Terima kasih
Kau sudah pulih?
Berkat anda saya sekarang lebih baik
Tidak ada orang yang lebih tepat untuk menjadi ketua tim kejahatan cyber (belumnemu bahasa Indonesianya.. CYBER), jadi aku agak kuatir. Namun sekarang kita sudah punya ketua Tim Kejahatan Cyber: Kwon Hyuk Joo.
Gi Young/ Woo Hyun terkejut. Dia ingat orang itu yang mengejarnya di markas kepolisian, yang mengancamnya di RS, yang tersenyum penuh kemenangan menyangka masalah sudah selesai.
Det Kwon menghampiri Gi Young/ Woo Hyun yang masih terkejut, dan bilang hati-hatilah denganku. Dan dijawabnya, perlakukan aku dengan hati-hati.
Di lift Dir Shin bilang, aku sudah berusaha sekuatku. Tapi kesalahanmu bertindak sendiri itu terlalu besar. Aku tidak bisa mnghndarkanmu dari penurunan pangkat. Seorang letnan tidak bisa jadi pimpinan. Karena itu Kwon bisa naik jadi atasanmu.
Kang Mi SMS memperingatkan Gi Young/ Woo Hyun untuk berhati-hati.
Dir. Shin mengantar Gi Young/ Woo Hyun menuju kantor barunya sambil menjelaskan, sekarang atasanmu adalah Kwon Hyuk Joo dan Jeon Jae Hyuk. Tidak akan mudah bekerja di bawah mereka.
Gi Young/ Woo Hyun mengatakan tidak apa-apa.
Dr. Shin merasakan keanehan sikap Gi Young/ Woo Hyun, dan tanya, kau tidak apa-apa?
Sampai ruangan keduanya disambut oleh Det. Han Hyung Suk.
Dia memasang borgol di tangan Gi Young/ Woo Hyun.
Dia kaget sesaat, tapi kemudian menyadari kalau itu adalah sambutan selamat datang buatnya.
Di tempat lain, Det Kwon dengan Dir. Jeon.
Kau tahu kan kenapa aku memilihmu?
Iya pasti karena kasus kematian Shin Hyo Jung yang belum tuntas itu. Juga kenapa Kim Woo Hyun menemui Park Gi Young sendirian, itu juga aku akan cari tahu.
Apapun alasannya, cari ada apa dengan sikap Woo Hyun, dan laporkan padaku.
Setelah Det. Kwon berlalu Dir. Jeon menelepon seseorang. Aku sudah katakan yang ingin kau katakan kepadanya, dan semua kecurigaan kita terhadap Kim Woo Hyun. Aku akan laporkan semuanya
Gi Young/ Woo Hyun masuk ke ruangannya dan melihat-lihat. Kang Mi masuk, dan melihat Gi Young/ Woo Hyun melonggarkan dasinya. "Rapikan dasimu," katanya.
Jangan senyum, jangan bertanya, jangan melonggarkan dasi, lain hari suruh saja aku jangan bernafas, jawab Gi Young/ Woo Hyun. Kang Mi merapikan dasi, "Kim Woo Hyun orang yang sangat rapi. Kalau ketahuan kau bukan Woo Hyun, habislah kau."
(ahem.. :D)
Kang Mi memimpin rapat kasus baru.
Keluarga Shin Hyo Jung melaporkan banyaknya netizen yang menggunakan video Shin Hyo Jung sewaktu bunuh diri.
Namanya Shin Hyo Jung video game. Wajahnya diganti-ganti dengan wajah artis atau politisi. Atau ada yang mengganti fotonya dengan tokoh pahlawan kesukaan mereka. Parahnya ada yang menggantinya dengan wajah kucing atau anjing pada wajah Shin Hyo Kyung. Sudah ada 500 video diunggah ke website.
Kita harus mencari siapa pelakunya dan menghukumnya.
Di tempat lain, seorang gadis pulang ke rumahnya. Di belakang sesosok berpakaian hitam-hitam menguntitnya. Dia berhenti, si hitam berhenti. Dia lari, si hitam juga lari. Dia lari sampai depan rumahnya. Sosok hitam itu mendekat, dia ketakutan. Tapi setelah itu si hitam-hitam malah pergi begitu saja. Si gadis masuk rumah dengan lega.
Masuk rumah gadis itu menyalakan lampu dan komputernya. Di luar si hitam-hitam tadi masih mengawasi rumah gadis itu. Gadis itu ke kamar mandi. Begitu masuk tiba-tiba ada seseorang yang menyalakan player lagu dari laptop gadis itu. Dia kaget karena musiknya begitu keras (Phantom of The Opera my fave^_^)
Dia keluar kamar mandi dan mendapati laptopnya mengetik sendiri. Si gadis ketakutan membaca ketikan di layar.
Di kantor polisi, Kang Mi kehilangan Woo Hyun dan mencarinya. Bertemu di depan lift dia bertanya, Kau mau ke mana? Go Young-Woo Hyun tanya, apa Woo Hyun tidak pernah makan? Aku kelaparan (hahahaha mau jajan rupanya, huh masak dia melucu dengan wajah sedingin itu)
Kang Mi ikut masuk lift, dan ternyata Woo Hyun mau makan ramen. (Perhatikan sajian ramennya: pakai panci kecil! Seperti di rumah, ya..) Kau selalu makan ramen? tanya KangMi. Ramen itu bagus untuk stimulasi otak, kau belum pernah baca? kata Gi Young-Woo Hyun. (aku juga baru tau deh) Apa ada penelitian seperti itu? kang Mi heran. Tentu saja tidak ada (heu kirain beneran)
Kang Mi membaca file daftar orang yang mengupload video yang memakai video Shin Hyo Jung yang dibawanya tadi, tiba tiba terbaca olehnya: PHANTOM?
Shin Hyo Jung menggunakan id itu ketika menulis email ke Woo Hyun, sebelum kematiannya. Mereka melacaknya di komputer, setelah IP addressnya diketahui mereka berangkat mendatanginya.
Gi Young-Woo Hyun masuk lewat jendela dan Kang Mi menyusulnya. Di dalam mereka menemukan seorang perempuan tewas. Dinding kamarnya penuh dengan tulisan-tulisan bernada ancaman. Gi Young-Woo Hyun melihat ada tanda cekikan dan menyimpulkan kalau itu pembunuhan. Tiba-tiba terdengar jendela terbuka. Seseorang masuk, mereka berdua menyergapnya.
Ternyata reporter koran online Choi Seong Yun. Dia bilang, dulu rumah ini tempat tinggal Baek Yeong Soo. Beberapa hari sebelumnya dia melaporkan kalau dia merasa dikuntit seseorang. Tapi kemudian dia tidak menjawab teleponku, jadi aku kuatir.
Reporter itu kaget melihat si korban.
Di luar rumah Reporter Choi bercerita kalau komputer Baek Yeong Soo menyala sendiri dan musik main sendiri tanpa ada yang menyetel.
Gi Young-Woo Hyun tanya apa dia menyelidiki dan menguntit?
Choi cerita kalau dia ingin pendapatnya mengenai kematian Shin Hyo Jung.
Tulisan di dinding tadi bukannya tulisan orang yang membencinya?
Det. Kwon dilapori oleh Kang Mi sambil meneliti TKP. Dia meragukan omongan Kang Mi sambil menyuruhnya membawa semua barang bukti ke kantor. Dia juga menyuruh Sang Woo untuk menanyai lingkungan sekitar, apa ada rekaman atau CCTV.
Gi Young-Woo Hyun hanya menghela nafasnya.
Hasil otopsi BAek Yeong Soo keluar, ada bekas cekikan di lehernya, tewas dua har yang lalu. Berarti tanggal 30 Mei (pas ep 1 keluar tuh kejadiannya hehe)Tanggal yang sama dengan waktu upload file video SHJ.
Det. Kwon menebak teori Kang Mi sambil meremehkannya. Tapi pendapat itu dibenarkan oleh Gi Young-Woo Hyun dengan memberikan foto2 tulisan yang ada di dinding.
Berita menyebar kalau hantu Shin Hyu Jung membunuh nona Baek atas komentar negatifnya. (Keterlaluan banget ya, sampai segitunya)
Bersambung
Senin, 04 Juni 2012
Be Strong My Buddy
Be strong my buddy
GOD never leave you
GOD even carry you
When you barely can walk
There will be a pretty rainbow after hurricane
This trouble won't last forever
So be strong and enjoy the step
Later you will pridely shout
I did it!!
^_^
GOD never leave you
GOD even carry you
When you barely can walk
There will be a pretty rainbow after hurricane
This trouble won't last forever
So be strong and enjoy the step
Later you will pridely shout
I did it!!
^_^
Selasa, 15 Mei 2012
Di hatimu
Laramu simpanlah di hatimu
Lukamu biarkan di dalam situ
Sang waktu
Adalah penyembuh
Biarkan dia bekerja
Sesukanya
Sesuai ritmenya
Fokuslah pada
Yang di hadapanmu saja
Makin luka kau buka
Tak semua memihak
Barangkali ada yang suka
Bahkan malah bersenda tawa
Rugi dobel bukan
Jadi biar saja di sana
Biar waktu yg menebusnya
Lukamu biarkan di dalam situ
Sang waktu
Adalah penyembuh
Biarkan dia bekerja
Sesukanya
Sesuai ritmenya
Fokuslah pada
Yang di hadapanmu saja
Makin luka kau buka
Tak semua memihak
Barangkali ada yang suka
Bahkan malah bersenda tawa
Rugi dobel bukan
Jadi biar saja di sana
Biar waktu yg menebusnya
Sabtu, 22 Januari 2011
Kaidah Penulisan Soal Evaluasi
KAIDAH PENULISAN SOAL
Oleh-oleh dari : Pelatihan Teknik Evaluasi untuk Guru
I. PILIHAN GANDA
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Pengecoh harus berfungsi
3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar
B. KONSTRUKSI
4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas
5. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja
6. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar
7. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda
8. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi
9. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama
10. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “Semua pilihan jawaban di atas benar”
11. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya
12. Gambar, grafik, tabel, diagram, wacana, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi.
13. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti : sebaiknya, umumnya, kadang – kadang.
14. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
C. BAHASA / BUDAYA
15. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia
a. Penggunaan Kalimat
(1) Penggunaan kalimat harus ada unsur subjek
(2) Penggunaan kalimat harus ada unsur predikat (bagian yang berfungsi menerangkan subjek)
(3) Hindarkan pernyataan yang hanya berupa anak kalimat.
b. Pemakaian Kata
(1) Dalam memilih kata harus diperhatikan ketepatannya dengan pokok masalah yang ditanyakan
(2) Penulisan kata perlu disesuaikan dengan kebenaran penulisan yang baku
c. Pemakaian Ejaan
(1) Penulisan huruf (kapital dan kecil) dalam soal perlu diperhatikan
(2) Penggunaan tanda baca dalam penulisan soal perlu diperhatikan
16. Bahasa yang digunakan harus komunikatif
17. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat
18. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian.
II. JAWABAN SINGKAT
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan jawaban singkat
B. KONSTRUKSI
3. Pernyataan disusun dengan bentuk pertanyaan langsung agar siswa lebih mudah merumuskan jawaban singkat
4. Pernyataan disusun dengan bentuk pertanyaan yang menuntut jawaban singkat/pendek yang berupa sebuah kata, angka, simbol, atau kelompok kata
5. Tempat jawaban hendaknya berupa garis lurus (bukan titik-titik).
6. Hindarilah pernyataan yang menggunakan kata – kata yang langsung mengutip dari uraian materi buku pelajaran.
7. Pertanyaan hanya ada satu jawaban yang benar.
8. Tempat jawaban yang dikosongkan harus sama panjangnya dan ditempatkan setelah pertanyaan.
9. Jika jawaban yang dikehendaki adalah menuntut satuan urutan, maka ungkapkanlah secara rinci di dalam pertanyaan.
C. BAHASA / BUDAYA
10. Gunakanlah pertanyaan yang menuntut jawaban singkat, misalnya menggunakan kata Tanya siapa, kapan, berapa, dimana
11. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa.
12. Gunakan bahasa Indonesia baku
13. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu.
III. ISIAN
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk isian.
B. KONSTRUKSI
3. Pernyataan disusun sedemikian rupa, sehingga jelas jawaban yang diharapkan.
4. Hindarkan petunjuk kearah jawaban yang benar
5. Susunlah pertanyaan yang dapat mempermudah penskorannya
6. Hindarkan pertanyaan – pertanyaan yang kurang tegas
7. Susunlah soal dengan pernyataan berita
8. Usahakan hanya ada satu jawaban yang benar
9. Hindarkan pernyataan yang terlalu banyak dihilangkan.
10. Pernyataan yang dihilangkan adalah benar – benar bentuk kata atau frase yang merupakan kunci jawaban dan bukan hal – hal yang memang tidak penting.
11. Hindarkan pernyataan yang diambil langsung persis sama dengan di dalam buku pelajaran
12. Tempat jawaban yang disediakan untuk setiap soal harus sama panjangnya.
13. Dalam menyusun soal yang memerlukan jawaban rincian perlu disusun secara berurutan (alfabetis jawabannya).
14. Daftarlah semua kemungkinan jawaban yang benar. Hal ini dimaksudkan untuk mempersiapkan jawaban benar.
15. Berilah nomor pada tiap – tiap tempat jawaban.
C. BAHASA / BUDAYA
16. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa
17. Gunakan bahasa Indonesia baku
18. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu.
IV. MENJODOHKAN
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk menjodohkan
3. Gunakanlah materi – materi yang homogen untuk setiap kelompok, baik kelompok soal (pokok soal) maupun pilihan jawaban.
B. KONSTRUKSI
4. Pertanyaan dan pilihan jawaban harus disusun dengan homogen, parallel/sejajar
5. Soal disusun sebelah kiri dengan bernomor, pilihan jawaban disusun di sebelah kanan dengan diberi nomor urut dengan huruf
6. Pertanyaan dan pilihan jawaban hendaknya disusun secara sistematis. Jika daftar terdiri dari tanggal disusun secara kronologis, sedangkan pernyataan dalam pilihan jawaban dapat disusun menurut abjad.
7. Pertanyaan dan pilihan ditulis dalam halaman yang sama.
8. Panjang soal ini dibatasi jumlahnya tidak lebih dari 10 – 15 butir soal.
9. Jumlah pilihan jawaban disusun lebih banyak daripada soalnya.
10. Pokok soal dan pilihan jawaban disusun dengan pertanyaan yang pendek.
11. Petunjuk mengerjakan soal harus jelas
C. BAHASA / BUDAYA
12. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa
13. Gunakan Bahasa Indonesia baku
14. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu.
V. URAIAN
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan
3. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan tujuan pengukuran
4. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas
B. KONSTRUKSI
5. Menggunakan kata tanya / perintah yang menuntut jawaban terurai
6. Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal
7. Setiap soal harus ada pedoman penskorannya
8. Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca
C. BAHASA
9. Rumusan kalimat soal harus komunikatif
10. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (baku).
11. Tidak menimbulkan penafsiran ganda
12. Tidak mempergunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu
13. Tidak mengandung kata / ungkapan yang menyinggung perasaan siswa
Oleh-oleh dari : Pelatihan Teknik Evaluasi untuk Guru
I. PILIHAN GANDA
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Pengecoh harus berfungsi
3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar
B. KONSTRUKSI
4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas
5. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja
6. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar
7. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda
8. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi
9. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama
10. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “Semua pilihan jawaban di atas benar”
11. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya
12. Gambar, grafik, tabel, diagram, wacana, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi.
13. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti : sebaiknya, umumnya, kadang – kadang.
14. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
C. BAHASA / BUDAYA
15. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia
a. Penggunaan Kalimat
(1) Penggunaan kalimat harus ada unsur subjek
(2) Penggunaan kalimat harus ada unsur predikat (bagian yang berfungsi menerangkan subjek)
(3) Hindarkan pernyataan yang hanya berupa anak kalimat.
b. Pemakaian Kata
(1) Dalam memilih kata harus diperhatikan ketepatannya dengan pokok masalah yang ditanyakan
(2) Penulisan kata perlu disesuaikan dengan kebenaran penulisan yang baku
c. Pemakaian Ejaan
(1) Penulisan huruf (kapital dan kecil) dalam soal perlu diperhatikan
(2) Penggunaan tanda baca dalam penulisan soal perlu diperhatikan
16. Bahasa yang digunakan harus komunikatif
17. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat
18. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian.
II. JAWABAN SINGKAT
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan jawaban singkat
B. KONSTRUKSI
3. Pernyataan disusun dengan bentuk pertanyaan langsung agar siswa lebih mudah merumuskan jawaban singkat
4. Pernyataan disusun dengan bentuk pertanyaan yang menuntut jawaban singkat/pendek yang berupa sebuah kata, angka, simbol, atau kelompok kata
5. Tempat jawaban hendaknya berupa garis lurus (bukan titik-titik).
6. Hindarilah pernyataan yang menggunakan kata – kata yang langsung mengutip dari uraian materi buku pelajaran.
7. Pertanyaan hanya ada satu jawaban yang benar.
8. Tempat jawaban yang dikosongkan harus sama panjangnya dan ditempatkan setelah pertanyaan.
9. Jika jawaban yang dikehendaki adalah menuntut satuan urutan, maka ungkapkanlah secara rinci di dalam pertanyaan.
C. BAHASA / BUDAYA
10. Gunakanlah pertanyaan yang menuntut jawaban singkat, misalnya menggunakan kata Tanya siapa, kapan, berapa, dimana
11. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa.
12. Gunakan bahasa Indonesia baku
13. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu.
III. ISIAN
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk isian.
B. KONSTRUKSI
3. Pernyataan disusun sedemikian rupa, sehingga jelas jawaban yang diharapkan.
4. Hindarkan petunjuk kearah jawaban yang benar
5. Susunlah pertanyaan yang dapat mempermudah penskorannya
6. Hindarkan pertanyaan – pertanyaan yang kurang tegas
7. Susunlah soal dengan pernyataan berita
8. Usahakan hanya ada satu jawaban yang benar
9. Hindarkan pernyataan yang terlalu banyak dihilangkan.
10. Pernyataan yang dihilangkan adalah benar – benar bentuk kata atau frase yang merupakan kunci jawaban dan bukan hal – hal yang memang tidak penting.
11. Hindarkan pernyataan yang diambil langsung persis sama dengan di dalam buku pelajaran
12. Tempat jawaban yang disediakan untuk setiap soal harus sama panjangnya.
13. Dalam menyusun soal yang memerlukan jawaban rincian perlu disusun secara berurutan (alfabetis jawabannya).
14. Daftarlah semua kemungkinan jawaban yang benar. Hal ini dimaksudkan untuk mempersiapkan jawaban benar.
15. Berilah nomor pada tiap – tiap tempat jawaban.
C. BAHASA / BUDAYA
16. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa
17. Gunakan bahasa Indonesia baku
18. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu.
IV. MENJODOHKAN
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Materi yang diukur sesuai dengan tuntutan bentuk menjodohkan
3. Gunakanlah materi – materi yang homogen untuk setiap kelompok, baik kelompok soal (pokok soal) maupun pilihan jawaban.
B. KONSTRUKSI
4. Pertanyaan dan pilihan jawaban harus disusun dengan homogen, parallel/sejajar
5. Soal disusun sebelah kiri dengan bernomor, pilihan jawaban disusun di sebelah kanan dengan diberi nomor urut dengan huruf
6. Pertanyaan dan pilihan jawaban hendaknya disusun secara sistematis. Jika daftar terdiri dari tanggal disusun secara kronologis, sedangkan pernyataan dalam pilihan jawaban dapat disusun menurut abjad.
7. Pertanyaan dan pilihan ditulis dalam halaman yang sama.
8. Panjang soal ini dibatasi jumlahnya tidak lebih dari 10 – 15 butir soal.
9. Jumlah pilihan jawaban disusun lebih banyak daripada soalnya.
10. Pokok soal dan pilihan jawaban disusun dengan pertanyaan yang pendek.
11. Petunjuk mengerjakan soal harus jelas
C. BAHASA / BUDAYA
12. Bahasa soal harus komunikatif dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa
13. Gunakan Bahasa Indonesia baku
14. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu.
V. URAIAN
A. MATERI
1. Soal harus sesuai dengan indikator
2. Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan
3. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan tujuan pengukuran
4. Materi yang ditanyakan harus sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas
B. KONSTRUKSI
5. Menggunakan kata tanya / perintah yang menuntut jawaban terurai
6. Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal
7. Setiap soal harus ada pedoman penskorannya
8. Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca
C. BAHASA
9. Rumusan kalimat soal harus komunikatif
10. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (baku).
11. Tidak menimbulkan penafsiran ganda
12. Tidak mempergunakan bahasa yang berlaku setempat / tabu
13. Tidak mengandung kata / ungkapan yang menyinggung perasaan siswa
Langganan:
Postingan (Atom)